Jumat, 19 Desember 2014

Kecewa



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjg50Lb3XEMSK9JsfizlQnG_OdwA6-kEz4OaDnrSEZc_PlpZMBvoQ64rxdk3IX3jw3DvVtnnK1OiSVEMfEy-p7cGsVd8kEOeFk59xeLhriZgBiFe-ROonfRk_EdhfbXtVRLnEyObhP3aeyP/s1600/danbo-sedih-menangis.jpg
Apa sih kecewa itu? …
Apa sih penyebab kecewa itu? …
Penolakan kah? …Pengabaiankah?... Atau… Penghianatan?...

Jika saja aku merasa kecewa karna 3hal tersebut, maka aku akan berhenti untuk memikirkannya, dan aku tidak akan menyiksa atau menyakiti diriku sendiri. Sebab, apa yang di maksud kecewa dalam pkiranku adalah ketidak sepahaman antara apa yang orang lain inginkan dengan apa yang aku inginkan. Semua hanya soal pemahaman. Bagiku tidak ada kata penolakan selama aku mampu menempatkan pemahamanku pada posisi yang aku anggap benar dan baik untuk diriku. Dan tak ada yang harus di salahkan, sebab Kecewa hanya definisi dari ketidak sepahaman antar keinginan kita dan keinginan orang lain yang bertolak belakang. Aku bisa saja menjadi atau memberikan apa yang orang lain inginkan, tapi hidupku tidak mengizinkanku menjadi orang lain. Karena, menjadi diri sendiri memang sulit, tapi disitulah letak perbedaan. Jika saja semua orang memiliki kepribadian yang sama, maka orang lain tidak bisa membedakan antara yang baik dan jahat. Dan aku di ciptakan untuk memilih hidupku sendiri. Berbeda adalah suatu kemuliaan yang Allah beri kepada setiap hamba”nya. Maka dari itu aku tidak akan menyiakan hidupku dengan rasa kecewa.

0 komentar:

Posting Komentar